Abstract :
Sampah taman merupakan sampah limbah dihasilkan dikecamatan palibelo yang
dimanfaatkan lebih lanjut agar menjadi bahan yang bernilai berguna, dan salah satunya adalah
melakukan pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dimana
pengaruh penambahan MOL limbah sayur terhadap proses kinerja pengomposan dengan
percampuran sampah taman dan kotoran kambing.
Metode digunakan dalam penelitian ini yaitu bersifat eksperimental laboratorium.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan MOL limbah sayur terhadap
pengomposan. Dari bahan yang dikomposkan adalah 5 kg sampah taman dan 3,5 kg kotoran
kambing. Pengomposan dilakukan dengan empat perlakuan, yaitu penambahan mol limbah
sayur dengan variasi 0 ml (sebagai kontrol), 10 ml, 30 ml, dan 50 ml per Kg bahan baku.
Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh penambahan
MOL dengan 4 (empat ) variasi 0 (seebagai kontrol), 10 ml dan 30 ml dan 50 ml terhadap
proses pengomposan. Nilai rasio C-organik pada perlakuan 10 ml, 30 ml, 50 ml dan 0 kontrol
berturut-turut adalah 14,1%, 14%, 14,7% dan 16,1%. Nilai N-total pada perlakuan 10 ml, 30
ml, 50 ml dan 0 kontrol berturut-turut adalah 0,81%, 0,78%, 0,79% dan 0,72%. Nilai kadar air
pada variasi 1, 2, 3 dan 0 sebagai kontrol berturut-turut adalah 45%, 40,1%, 44,9% dan 37.
Nilai rasio C/N pada perlakuan 10 ml, 30 ml, 50 ml dan 0 kontrol berturut-turut adalah 17,4%,
17,9%, 18,6% dan 22,3%. Dari Parameter diatas telah memenuhi SNI (19-7030-2004) tentang
spesifikasi kompos dari Sampah organik domestik.