Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
LOTHER, TOM FALMERS VERINO
Subject
Environmental Engineering
Datestamp
2022-01-18 01:38:01
Abstract :
Tingginya intensitas kendaraan di jalan Veteran menimbulkan suara-suara
yang menyebabkan kebisingan. Kebisingan yang semakin meningkat, memberikan
dampak lingkungan. Oleh karena itu, jika dilihat dari kondisi lingkungannya SMA
Negeri 8 Malang yang demikian, maka perlu dilakukan penelitian di sekolah ini
mengenai kebisingan di beberapa ruang kelas yang berdekatan dengan jalan raya
dengan sumber kebisingan berpusat di jalan raya. Tujuan dari penelitian ini adalah
1). Mengukur besarnya tingkat kebisinga, kemudian membandingkan dengan
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.48/MenLH/II/1996 ?. 2). Mengetahui
perbedaan tingkat kebisingan pada fasilitas yang ada pada sekolah. 3). Mengetahui
tingkat ketidaknyamanan civitas akademika. 4). Menentukan upaya untuk
menurunkan tingkat kebisingan pada lokasi penelitian.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yakni penelitian yang
menitik beratkan pada pengukuran dan analisis hubungan sebab akibat antara
bermacam-macam variabel. Lokasi penelitian yang berada di SMA Negeri 8
Malang. Terdapat 8 titik sampling yang dilakukan pengkuran setiap hari selama 2
minggu. Dengan waktu pengukuran dari jam 06.00 ? 22.00 WIB. Dengan
menggunakan alat: Sound Level Meter, Tripod, kuisioner, dan menggunakan
software SPSS.
Nilai hasil kebisingan tiap fasilitas yang ada di sekolah, Lobby sekolah 79,6
dB(A), ruang kelas L1 76,6 db(A), ruang kelas L2 U 78,3 db(A), ruang kelas L2 S
77,6 dB(A), musholla 73,9 dB(A), kantin 76,5 dB(A), UKS 80,1 dB(A), lapangan
basket 79,2 db(A). Berdasarkan analisis kuisioner dengan SPSS. 73% responden
tidak terganggu dengan kebisingan dan 27% responden terganggu dengan suara
yang ditimbulkan oleh kebisingan yang ada di Jalan Veteran. Untuk penurunan
tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh kebisingan Jalan Veteran dapat digunakan
dengan pengendalian alami, dengan menggunakan vegetasi yang menjadi barrier
antara lain jambu Bol (Syzygium malaccense), Ketapang (Terminalia catappa),
Pucuk Merah (Oleina syzygium), dan Tanjung (Mimusops elengi).