Abstract :
Kampus II Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) memiliki luas area 35
hektare dengan banyak warga 4.486 jiwa. Sampah kampus berasal dari kegiatan atau
aktivitas ? aktivitas yang dilakukan manusia, sampah menjadi salah satu masalah
yang serius di lingkungan kampus. Sampah yang biasa dihasilkan di lingkungan
kampus berupa sampah organik, sampah yang dapat didaur ulang , dan sampah
tidak dapat di daur ulang. Sampah organik sisa makanan dari para masyarakat
kampus atau dari sisa makanan dikantin serta sampah taman yang berada di
lingkungann kampus. Tujuan penelitian ini mengkaji timbulan, komposisi
sebagai dasar usulan perencanaan pengelolaan sampah.
Metodologi penelitian yang dilakukan adalah pengukuran dan sampling
sampah menggunakan SNI 19-3964-1994. Metode Pengambilan dan Pengukuran
Contoh Timbulan dan Komposis.
Hasil timbulan berdasarkan perhitungan diperoleh 1.549,7 m3/hari.
Timbulan sampah di pengarui oleh tingkat seluruh penghuni wilayah dan luas
wilayah. Komposisi sampah dominan adalah sampah plastik rata-rata adalah
32,80 %, sedangkan sampah makanan 21,94%. Komposisi sampah plastik yang
ada dilingkungan kampus cukup besar dibandingkan dengan sampah makanan.
Hal ini dipengaruhi oleh masyarakat kampus lebih suka membeli makanan
kemasan. Hasil studi akan menjadi dasar dalam perencanaan pewadahan,
pengumpulan, pemindahan, pengangkutan,dan rekomendasi pengolahan sampah.