DETAIL DOCUMENT
POTENSI TANAMAN KANGKUNG AIR (Ipomoea Aquatica) DAN TERATAI (Nymphaea sp.) DALAM MENURUNKAN KADAR POLUTAN BOD, COD, TSS DAN MINYAK LEMAK OUTLET IPAL KOMUNAL KELURAHAN BARENG DENGAN METODE FITOREMEDIASI
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Aryasutha, I Gede Partha
Subject
Geodesy Engineering 
Datestamp
2022-01-18 01:38:09 
Abstract :
IPAL Komunal Kelurahan Bareng merupakan salah satu IPAL di kota Malang. Kualitas effluent IPAL sudah memenuhi standar baku mutu berdasarkan PERGUB Jatim No.72 Tahun 2013. Hal ini terjadi karena IPAL Komunal Kelurahan Bareng disiapkan untuk kapasitas 200 kepala keluarga, namun hanya 60 kepala keluarga yang terdaftar. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan efluen dari IPAL Komunal Kelurahan Bareng sebagai tindakan pencegahan. Penilitian ini menggunakan tanaman Kangkung Air (Ipmoetica Aquatica) dan Teratai (Nymphaea sp) karena kedua tanaman tersebut dinilai mampu menurunkan kadar polutan limbah cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan tanaman Kangkung Air (Ipmoetica Aquatica) dan Teratai (Nymphaea sp) dalam mengolah limbah. Data yang digunakan adalah data sekunder karena terkendala oleh wabah COVID-19. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu waktu operasi selama 6 hari, 12 hari dan 18 hari dan jenis tanaman. Parameter yang diukur yaitu BOD, COD, TSS dan Minyak Lemak. Hasil penelitian tidak didapatkan literatur untuk parameter minyak lemak sehingga minyak lemak tidak termasuk dalam parameter penelitian lagi. Hasil penelitian dengan data sekunder menunjukkan waktu efektif tanaman kangkung air mereduksi limbah BOD, COD dan TSS pada hari ke 18 dengan persentase removal masing-masing sebesar 95,04%, 84,51% dan 88,41%. Pada tanaman teratai waktu yang efektif dalam menurunkan kadar BOD pada hari ke 12 dengan persentase removalvii sebesar 95,51%. Sedangkan untuk parameter COD dan TSS pada hari ke 18 dengan persentase removal masing ? masing sebesar 84,51% dan 88,41%. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang