Abstract :
Industri susu semakin banyak menghasilkan limbah yang masih tidak
teroleh dengan baik, antara lain yaitu sludge hasil instalasi pengolahan air limbah.
Sludge yang dibiarkan ditempat terbuka akan berpotensi sebagai sumber pencemar.
Sludge menimbulkan bau tak sedap dan jika terbawa ke aliran sungai akan
meningkatkan kadar pencemar dalam air.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi pemanfaatan sludge
industri susu sebagai bahan baku kompos dengan campuran serbuk gergaji dan
kotoran kambing sebagai bahan campuran dan penambahan MOL sebagai
bioaktivator, dengan variasi campuran 0,5:3:1 dan 0,5:3:2 dengan penambahan 500
ml setiap variasi.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa campuran sludge susu, serbuk
gergaji dan kotoran kambing variasi 0,5:3:1 menunjukkan kandungan rasio C/N
setelah pengomposan sebesar 18,22, hasil ini sudah memenuhi baku mutu SNI 19-
7030-2004 yaitu sebesar 10 ? 20, dan variasi 0,5:3:1 menunjukkan kandungan rasio
C/N sebesar 23,45, hasil ini jika dibandingkan dengan baku mutu SNI 19-7030-
2004 melebihi kadar maksimal rasio C/N. Secara umum, variasi pengomposan
0.5:3:1 lebih baik dibandingkan dengan variasi 0,5:3:2