Abstract :
Kecamatan Purwosari di Kabupaten Pasuruan dengan jumlah penduduk sebanyak
83.822 jiwa merupakan daerah yang masih menggunakan paradigma lama. Tujuan
penelitian adalah menganalisis timbulan, komposisi dan karakteristik sampah serta
potensi ekonomi yang didapatkan selanjutanya pembuatan skenario TPS 3R Kecamatan
Purwosari dan menghitung emisi CH4 dan emisi N2O yang dihasilkan dari proses
pengelolaan sampah di Kecamatan Purwosari.
Penelitian yang akan direncanakan mengambil sampling timbulan sampah
menggunakan metode Loud Count Analysis, komposisi dengan metode ASTM D5231- 92
[2203] dan densitas sampah. Ada 2 skenario yang akan dimunculkan dari hasil
pengambilan sample timbulan, komposisi dan densitas sampah yaitu kondisi eksisting
dan kondisi ideal. Penelitian ini didukung dengan pembagian kuisioner yang diolah
menggunakan SPSS dan perhitungan potensi ekonomi. Perhitungan pengangkutan sampah
residu ke TPA menggunakan beberapa skenario menggunakan metode HCS, SCS dan
manual selanjutanya dilakukan perhitungan emisi CH4 dan N2O berdasarkan jarak yang
ditempuh.
Hasil pengolahan kuisioner yang telah dibagikan dengan data yang didapatkan
kategori ?BAIK? akan kondisi eksisting pengelolaan sampah yang telah berjalan namun
hanya mewakili 0,13% masyarakat Kelurahan Purwosari. Hasil dari perhitungan Mass
Balance dengan membandingkan Skenario I yaitu tempat pembuangan sampah sementara
sehingga sampah yang dihasilkan TPS Kelurahan Purwosari sebesar 18.523kg/hari akan
dibuang langsung ke TPA yang menyebabkan overcapacity di TPA dan Skenario II
dengan adanya pengelolaan sampah di TPS Keluarahan Purwosari dengan 3R yang
menghasilkan sampah residu sebesar 7632,8 kg/ hari. Skenario II yang paling tepat
digunakan dengan potensi ekonomi yang didapatkan rentang nilai Rp 2.786.138 ? Rp
49.064.835. Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk pembangunan TPS 3R
Kecamatan Purwosaro sebesar Rp584.133.121,00 dan luas 1505,65 m2. Hasil perhitungan
pengangkutan sampah residu ke TPA berdasarkan emisi sebesar 187.044 Kg untuk CH4
dan emisi N2O yang dihasilkan adalah 29.495 Kg setiap hari.