Abstract :
Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi. Persentase
kehilangan air (Non Revenue Water) saat ini dalam sistem penyediaan air minum
PDAM Kota Malang adalah sebesar 19,97%. Hal tersebut tentunya sudah
dibawah standar toleransi angka kebocoran air bersih PDAM secara nasional
menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2006 yaitu
kehilangan air maksimal 20%. Akan tetapi PDAM Kota Malang memiliki target
berdasarkan Peraturan Walikota Malang No. 7 Tahun 2014 yakni dalam kurun
waktu 5 tahun mendatang persentase kehilangan air dapat turun menjadi 16%. Pada
lokasi penelitian ini diambil pada DMA Dawuhan 1A2 dengan jumlah kehilangan
air sebesar 50% dan DMA Dawuhan 1E, 1E1 dengan jumlah kehilangan air sebesar
33%. Tujuan dari penelitian adalah untuk merumuskan strategi penurunan tingkat
kehilangan air secara fisik yang terjadi pada sistem distribusi PDAM Kota Malang
di DMA (District Meter Area) Dawuhan 1A2, 1E1, dan 1E1.
Hasil akhir dari penelitian ini ialah menurunkan persentase kehilangan air
hingga 21% pada DMA Dawuhan 1A2 dan 2% pada DMA Dawuhan 1E, 1E1.
Dengan pengendalian kehilangan air yang di dapatkan pada Analisa AHP yaitu
dengan cara pengendalian tekanan didalam sistem jaringan pipa distribusi dengan
nilai bobot sebesar 0,40