Abstract :
Pengomposan sangat efektif dalam proses mengurangi jumlah sampah yang
dihasilkan pada TPST dan dapat menghindari potensi masalah yang sering
disebabkan oleh timbunan sampah organik. Tujuan dari penelitian ini adalah
menganalisis pengaruh kadar air, ukuran bahan dan nilai rasio C/N yang
dihasilkan. Menentukan apakah kompos yang dihasilkan sudah sesuai standar
kualitas kompos. Penelitian ini dilakukan dengan skala laboratorium selama 30
hari dan proses pengomposan yang digunakan ialah metode takakura. Variasi
kadar air yang diterapkan dalam penelitian ini adalah 40% dan 60%. Variasi
ukuran bahan sendiri yang dipakai adalah 1cm dan 2cm. Mol tetes tebu
difermentasi sebelum dipakai sebagai activator kompos. Studi pendahuluan
dilaksanakan untuk mengetahui karakteristik bahan baku kompos yang dipakai
sebagai kompos dan mol tetes tebu. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kadar
air pada variasi K1-40 dan K3-40 sudah sesuai dengan standar yaitu dibawah 50%
dengan hasil dari K1 yaitu 40,48% dan K3 hasilnya 41,52%, dengan ukuran bahan
yang dipakai pada variasi K1-40, dan K3-40 yaitu 1 cm, dan untuk standar
kematangan kompos yang dilihat dari hasil nilai Rasio C/N pada tiap variasi yang
sudah sesuai yaitu pada variasi K3-40 dengan Rasio C/N 15,67, K4-60 untuk
hasilnya yaitu 17,18, dan yang terakhir pada variasi K1-40 yang memiliki hasil
Rasio C/N sebesar 19,32.