Abstract :
Industri susu menghasilkan banyak limbah yang masih tidak terolah
dengan baik, antara lain yaitu sludge hasil instalasi pengolahan air limbah.
Limbah tersebut sangat mudah mengalami proses pembusukan, apabila tidak
segera didaur ulang akan membahayakan lingkungan di sekitar pabrik. Limbah
sludge yang dibiarkan di tempat terbuka tanpa penanganan lebih lanjut dapat
menimbulkan bau tak sedap dan jika terbawa ke aliran sungai akan meningkatkan
kadar pencemar dalam air.
Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan kompos berbahan baku
sludge IPAL Industri susu dengan penambahan kotoran kambing, sampah organik
sayuran dan bioaktivator orgadec pada 7 Variasi dengan proses pengomposan
selama 4 minggu kemudian hasil rasio C/N dibandingkan dengan standar baku
mutu SNI 19-7030-2004.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa campuran sludge susu, kotoran
kambing, dan sampah organik sayuran untuk kadar rasio C/N didapatkan hasil
Variasi A 0,81, Variasi B 2,71, Variasi C 2,71, Variasi D 3,21 Variasi E 3,07,
Varisi F 13,39, Variasi G 13,03. Hasil ini menunjukkan bahwa kompos dengan
Variasi F dan G memenuhi standar baku mutu SNI 19-7030-2004 untuk kadar
rasio C/N yaitu sebesar 10-20.