Abstract :
Salah satu industri yang berkembang saat ini adalah industri laundry. Keberadaan usaha
laundry memberikan keuntungan positif bagi pertumbuhan ekonomi, namun dapat merugikan
lingkungan terutama badan air jika tidak diolah terlebih dahulu. Dalam limbah laundry terdapat
beberapa kandungan pencemar seperti COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biological
Oxygen Demand) dan Fosfat. Keberadaan COD, BOD, dan Fosfat dalam konsentrasi tinggi
dan melebihi baku mutu yang telah ditetapkan dibadan air dapat menyebabkan terjadinya
pencemaran air dan kematian organisme air. Penelitian pengolahan limbah indusrti laundry ini
menggunakan kombinasi aerasi-filtrasi . penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi
penurunan kadar COD, BOD dan Fosfat yang diperoleh dengan menggunakan metode aerasifiltrasi dalam pengolahan air limbah laundry. Penelitian ini menggunakan variasi waktu aerasi
30 menit dan 60 menit, variasi debit udara 3l/menit dan 6 l/menit serta variasi waktu
operasional filtrasi 0 jam, 3jam, dan 6 jam. Ketinggian media pada filtrasi yaitu pasir 15 cm,
zeolit 25 cm dan karbon aktif 35 cm. Hasil pengolahan limbah dengan menggunakan rancangan
yang telah ditentukan efektif dalam menurunkan parameter COD, BOD, dan Fosfat. parameter
COD dapat diturunkan dari 1002,7 mg/l menjadi 234,7 mg/l dengan efisiensi penyisihan
76,59&. Parameter BOD dapat diturunkan dari 344,06 mg/l menjadi 91,39 mg/l dengan
efisiensi penyisihan 73,44%. Parameter fosfat dapat diturunkan dari 13,61 mg/l menjadi 5,159
mg/l dengan efisiensi 62,09%.