Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
KELANA, FILANTROFIE HASPARA
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2019-03-06 01:52:02
Abstract :
TPA Wisata Edukasi Talangagung merupakan salah satu tempat
pemrosesan akhir sampah di Kepanjen, Kabupaten Malang dengan luas 3,5
hektar, yang melayani 8 kabupaten. TPA Wisata Edukasi Talangagung
bukan hanya sebagai pemrosesan akhir sampah saja tetapi ini adalah salah
satu bentuk wisata yang berbasis lingkungan dan pendidikan. Salah satu
bentuk pendidikan yang ditawarkan adalah pengenalan pemanfaatan
teknologi gas metana dari sampah. TPA Wisata Edukasi Talangagung adalah
sebuah konsep baru yang inovatif yang perlu diperkenalkan untuk
mengoptimalkan pengelolaan sampah TPA seluruh di Indonesia, hal ini
terbukti dengan dipilih TPA Wisata Edukasi Talangagung sebagai tempat
untuk mengadakan diskusi dan sosialisasi terkait dengan pengelolaan limbah
dan sanitasi lingkungan.
Metode pengerjaan yang dilakukan adalah dengan menganalisa
Faktor internal dan faktor eksternal TPA Wisata Edukasi Talangagung. Hasil
dari analisa tersebut merupkan data yang digunakan dalam melakukan
penyususnan strategi berdasarkan metode SWOT.
Talangagung perlu melakukan pengembangan untuk
memkasimalkan rencana kedepan. Upaya pengembangan adalah
mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Apa yang dilakukan adalah untuk
menggali upaya potensi-potensi baru untuk meningkatkan sarana dan
prasarana. Kegiatan operasional TPA memerlukan beberapa aspek penting
seperti sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana ini perlu ditingkatkan
lagi agar kegiatan dan aktivitas berjalan optimal. Atraksi wisata yang baru,
pengelolaan taman dan vegetasi pada lahan pasif dalam aspek kegiatan
wisata edukasi pun tidak lupa dikembangkan. Kemudian untuk menunjang
kegiatan operasional TPA perawatan kendaraan sangat penting mengingat
kondisi volume sampah yang terus meningkat memerlukan kerja extra dalam
pengelolaan sampah