Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Situmorang, Fransiskus Riski Grinaldi
Subject
Environmental Engineering
Datestamp
2022-02-03 01:43:02
Abstract :
Lalu lintas jalan merupakan sumber utama kebisingan yang menganggu
sebagian besar masyarakat perkotaan. Salah satu sumber bising lalu lintas jalan
antara lain berasal dari kendaraan bermotor, baik roda dua, roda tiga maupun roda
empat, atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui volume dan jenis
kendaraan, lalu lintas harian rata-rata (LHR) selama satu minggu, tingkat
kebisingan akibat lalu lintas kendaraan, dampak kebisingan terhadap masyarakat,
dan hubungan antara lalu lintas harian rata-rata (LHR) dengan tingkat kebisingan.
Pengukuran kebisingan dilakukan sesuai dengan metode yang ada dalam
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep.48/MENLH/11/1996.
Pengukuran dilakukan selama 7 hari (1 minggu) pada lokasi yang telah ditentukan,
yaitu hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis (mewakili hari kerja). Hari Jum?at, Sabtu dan
Minggu (mewakili hari libur). Pengukuran tingkat kebisingan menggunakan alat
Sound Level Meter (SLM) selama 10 menit untuk tiap pengukuran dan pembacaan
data dilakukan setiap 5 detik.
Hasil penelitian menunjukkan jenis dan volume kendaraan yang melintas di
Jalan Sulfat, area Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang adalah Jenis kendaraan
ringan 4.062 kendaraan dengan volume 4062,00 SMP/minggu (51,68%), kendaraan
berat 316 kendaraan dengan volume 379,20 SMP/minggu (4,82%), sepeda motor
13.675 kendaraan dengan volume 3.418,75 SMP/minggu (43,50%). Nilai lalulintas harian rata-rata (LHR) selama satu minggu adalah hari Senin sebesar 1422,70
SMP/hari (18,10%), LHR hari Selasa sebesar 1256,30 SMP/hari (15,98%), LHR
hari Rabu sebesar 1158,25 SMP/hari (14,74%), LHR hari Kamis sebesar 1096,80
SMP/hari (13,95%), LHR hari Jum?at sebesar 1007,70 SMP/hari (12,82%), LHR
hari Sabtu sebesar 1116,30 SMP/hari (14,20%), dan LHR hari Minggu sebesar
801,95 SMP/hari (10,20%). Tingkat kebisingan di lokasi penelitian dalam jangka
waktu satu minggu adalah Senin 82,2 dBA, Selasa 81,8 dBA, Rabu 79,3 dBA,
Kamis 80,1 dBA, Jum?at 79,1 dBA, Sabtu 79,6 dBA, Minggu 78,0 dBA. Dampak
tingkat kebisingan terhadap masyarakat sekitar lokasi penelitian adalah 71%
(persentase interval) dan masuk dalam kategori ?berdampak?. Dari hasil analisis
diketahui bahwa terdapat hubungan antara nilai LHR dengan tingkat kebisingan.
Semakin tinggi nilai LHR maka semakin tinggi pula tingkat kebisingan yang
terjadi.