Abstract :
Dengan melihat kondisi pekerjaan dan resikonya diharapkan kesadaran pemikiran,
penerapan, tangung jawab pada setiap pelaku pengerjaan konstruksi dapat di tingkatkan dan
memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja. Sebab adanya kemungkinan
kecelakaan yang terjadi pada proyek konstruksi akan menjadi salah satu penyebab terganggunya
bahkan terhentinya aktivitas suatu pekerjaan proyek.
Jejaring bayesian atau yang lebih di kenal dengan sebutan bayesian network merupakan
sebuah probabilistic graphical model yang bertugas mempresentasikan sekumpulan variable
lengkap dengan nilai ketergantungan antar variable tersebut. Secara khusus, setiap node dalam
grafik merupakan variable acak. Sementara ujung-ujung antara node merupakan probabilistik
dependesi antara acak sesuai variable.
Tingkat kecelakaan pekerja konstruksi di modelkan sesuai dengan penyebab kecelakaan yaitu
tinggi jatuh vertikal, kelelahan, jarak titik bahaya horizontal dan peralatan keselamatan berupa fall
arrest system dan guardrail system dengan menggunakan software Hugin lite dimana hasil model
telah terverivikasi/valid. Hasil model menunjukan :
Bernilai 67,12% yang menandakan bahaya dan 32,88% mendandakan tidak bahaya yang artinya
tingkat presentase bahaya lebih tinggi dari pada presentase tidak bahaya, maka tingkat bahaya
kecelakaan pekerja tergolong tinggi.
Strategi yang dilakukan untuk meminimalkan tingkat kecelakaan pekerja adalah dengan
menerapkan safety protection terpasang sesuai standart, kondisi pekerjanya tidak lelah, posisi
aman dari titik bahaya, dan dari hasil simulasi kedua yang digunakan adalah tingkat presentase
80% tidak berbahaya dan 20% bahaya. Hal ini menunjukan perbedaan tingkat yang signifikan,
sehingga menghasilkan nilai kemungkinan kecelakaan yang rendah.