Abstract :
Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah yang memiliki potensi
perikanan budidaya yang cukup besar, hal ini berdasarkan luas lahan
perikanan budidaya yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo seluas 396.841
km2 atau 21% dari total wilayah pemanfaatan lahan yang terdapat di
Kabupaten Sidoarjo. Potensi perikanan budidaya tersebar di 8 kecamatan.
Jangkauan serta aksesbilitas Kabupaten Sidoarjo yang dekat dengan wilayah
Ibu Kota Propinsi yaitu Kota Surabaya menjadikan potensi pemasaran yang
besar untuk pemasaran hasil produksi perikanan Kabupaten Sidoarjo.
Dengan besarnya potensi tersebut maka dibutuhkan kegiatan optimalisasi
dan diversifikasi perikanan budidaya yang bertujuan untuk meningkatkan
potensi pengelolaan perikanan di Kabupaten Sidoarjo.
Perlu diketahuinya lokasi yang cocok sebagai tempat produksi dan
pemasaran hasil produksi perikanan budidaya tambak menggunakan teknik
analisa skalogram dan analisa factor rating. Serta mengoptimalkan jenis
pengelolaan perikanan budidaya tambak serta kegiatan yang dapat
meningkatan hasil pengelolaan perikanan menggunakan teknik analisa data
AHP (Analytic Hierarchy Process).
Hasil analisa diperoleh dalam peningkatan potensi perikanan yang
terdapat di Kabupaten Sidoarjo yang bertujuan untuk pengembangan
kegiatan optimalisasi, maka yang menjadi pusat produksi perikanan berada
di Kecamatan Sedati, Waru, Candi dan Sidoarjo. Sedangkan lokasi
pemasaran diperoleh di Kecamatan Buduran. Adapun upaya yang dapat
ditempuh sebagai kegiatan optimalisasi kegiatan perikanan yaitu perbaikan
pada aksesbilitas, pemberian bantuan dana, pelatihan/ penyuluhan,
pengoptimalan promosi, penambahan sanitasi industri perikanan, menambah
keanekaragaman pengelolaan hasil produksi berupa abon, nugget, bakso dan
sebagainnya.
Kata kunci ; optimalisasi, pengelolaan , perikanan budidaya tambak