Abstract :
Pada pelaksanaan K3 proyek konstruksi, tingkat pengetahuan, pemahaman, dan
penerapan oleh pihak-pihak yang terkait untuk pencegahan keselamatan kerja sangat rendah.
Tujuan dalam penelitian adalah 1) Untuk mengidentifikasiakan faktor-faktor yang
menyebabkan kecelakaan konstruksi 2) Untuk mengetahui hubungan antar faktor yang
teridentifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan penelusuran literature dan kejadian
kecelakaan dengan cara melakukan pencarian faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada
konstruksi dengan menggunakan sumber dan acuan dari penelitian-penelitian terdahulu serta
berita dari media cetak dan elektronik, setelah itu melakukan penelusuran terhadap beritaberita kecelakaan konstruksi yang telah terjadi pada 10 tahun terakhir dalam bentuk sintesa
uraian dan table untuk mencari hubungan antar factor, apakah factor tersebut mempunyai
hubungan searah atau timbal balik dengan bantuan aplikasi Ventana simulation (Vensim)
PLE yang digunakan untuk mengukur hubungan antara faktor penyebab kecelakaan dengan
melihat diagram caustik. Hasil analisis kecelakaan yang dominan terjadi, faktor dominan
penyebab kecelakaan, hubungan antar faktor dalam causatik diagram menunjukan bahwa
kejadian kecelakaan konstruksi yang sering terjadi dalam 10 tahun terakhir yang terangkum
dari tahun 2015 sampai 2019 merupaka kejadian kecelakaan yang dimana memakan korban
jiwa seperti luka-luka ringan bahkan meninggal dunia, adapaun kecelakaanya konstruksi
terjadi pada proyek MRT, Jalan tol, jembatan, dan underpass dan yang sering terjadi adalah
kecelakaan pada proyek jalan tol. Adapun factor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja
adalah tidak dilibatkannya tenaga ahli K3 konstruksi dan penggunaan metode pelaksanaan
yang kurang tepat, lemahnya penguasaan K3, kurang emadainya kualitas dan kuantitas,
ketersediaan peralatan perlindungan diri, kurang disiplinya para tenaga kerja dalam mematuhi
ketentuan dalam K3 sehingga dengan hasil analisis menggunakan aplikasi Vensim PLE
memperoleh hubungan searah dan timbal balik dari factor-faktor penyebab kecelakaan
tersebut. Dan dapat dilanjutkan analisis diagram flow dengan menggunakan persamaan2
matematika untuk memprediksi pengaruh faktor2 penyebab terhadap kejadian kecelakaan.