Abstract :
Air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting, air yang
cukup dan sehat dapat membantu terlaksananya program penyehatan
masyarakat.Berdasarkan kondisi eksisting dari PDAM di Kecamatan Trenggalek
jumlah penduduk yang telayani PDAM di Kecamatan ini hanya sebesar 23.844 jiwa
dari 3974SR (Sambungan Rumah) yang terpasang dan diproyeksikan berdasarkan
menggunakan proyeksi 3 metode dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,4167 %
untuk 10 tahun.
Pada penduduk yang belum terlayani pada saat musim kemarau kesulitan
untuk mendapatkan air bersih dengan mudah. Perlu adanya evaluasi jaringan
distribusi sehingga dalam pengembangan distribusi air bersih dapat dilakukan
dengan tepat. Dan rangka memenuhi kebutuhan air yang semakin meningkat, tiap
tahunnya dan keterbatasan debit sumber air, maka perlu pengembangan distribusi
kebutuhan air bersih untuk wilayah Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek
pada daerah layanan PDAM di Kabupaten Trenggalek sampai dengan tahun 2030.
Dan diperoleh proyeksi pelanggam PDAM menggunakan metode
aritmatika dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,4167 % dan pada tahun 2030
pelanggan PDAM menjadi sebesar 24.937 jiwa. Kebutuhan air bersih untuk 10
tahun yang akan mendatang sebesar 41,56 liter/detik pada tahun 2030 dan
kemampuan produksi sebesar 90 liter/detik dapat memenuhi kebutuhan air bersih
pelanggan PDAM pada tahun 2030. Pada simulasi program WaterCAd V8i dapat
disimpulkan bahwa alternatif paling efektif dalam pengembangan jaringan air
bersih adalah simulasi alternatif 3 dengan diameter pipa sebesar 200 mm,
menggunakan pipa PVC berdiameter 200 mm, tekanan disemua titik simpul 1,6 ?
3,2 atm (dan headloss sebesar 10 m/km pada jam puncak yaitu pukul 06.00.