DETAIL DOCUMENT
PERILAKU PEKERJA KONSTRUKSI UNTUK MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
SANTOSA, FEBRIAN ADITAMA
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2022-02-03 01:44:23 
Abstract :
Saat ini Indonesia mengalami pertumbuhan di semua sektor, terutama di bidang konstruksi. Pekerjaan konstruksi banyak menggunakan sumber daya manusia yang mana sangat berpotensi mengalami kecelakaan kerja. Maka dari itu pemerintah mengesahkan Permenaker nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang alat pelindung diri yang mewajibkan seluruh pihak yang berada di lapangan menggunakan alat pelindung diri. Tetapi tidak semua orang patuh menggunakan alat pelindung diri, dan selalu ada sebuah faktor yang melatarbelakangi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa faktor yang mempengaruhi pekerja kontraktor dalam penggunaan alat pelindung diri melalui pengaplikasian Teori Perilaku terencana (TPB). Teori perilaku Terencana (TPB) merupakan sebuah teori yang membahas tentang sebab-musabab suatu perilaku yang didasarkan pada sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan Google Form kepada pekerja dibidang konstruksi. Setelah semua data terkumpul, maka dilakukan analisis deskriptif (mean, standar deviasi) dan analisis inferensial (analisis faktor konfirmatori/CFA) dengan menggunakan perangkat lunak WarpPLS. Hasilnya, didapatkan bahwa : sikap dipengaruhi oleh kenyamanan alat pelindung diri (mean = 4,581, factor loading = 0,878); norma subjektif dipengaruhi oleh himbauan dari asosiasi (mean = 3,097) dan dorongan dari rekan kerja (factor loading = 0,968); persepsi kontrol perilaku dipengaruhi oleh ketersediaan APD dan pelatihan (mean = 4,161) serta sosialisasi (factor loading = 0,814); niat menggunakan APD berhasil diperkirakan oleh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku sebesar 58% (R2 = 0,58); dan perilaku secara simultan dipengaruhi oleh niat sebesar 98% (? = 0,98). 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang