Abstract :
Dalam pengendalian biaya dapat dilakukan upaya ? upaya agar
terealisasikan biaya yang terjadi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan dan tidak
berlebihan,seperti upaua penekanan biaya yaitu melakukan penghematan tanpa
mengurangi kuantitas maupun kualitas. Oleh karena itu dalam perencanaan suatu
konstruksi harus mempunyai suatu teknik yang memiliki potensi keberhasilan
cukup besar dalam mengendalikan biaya teknik Rekayasa Nilai ( Value
Engineering ) yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan biaya ?
biaya yang tidak diperlukan, tanpa merubah fungsi.
Rekayasa nilai ( Value Engineering ) merupakan suatu penerapan dari
sejumlah teknik untuk mengidentifikasi dan mengefisiensikan biaya ? biaya yang
tidak perlu. Rekayasa nilai digunakan untuk mencari suatu alternatif ? alternatif
bertujuan untuk menghasilkan biaya yang lebih rendah dari harga yang telah
direncanakan sebelumnya dengan batasan fungsional dan mutu pekerjaan.
Hasil analisa perhitungan setiap alternatif desain menunjukkan bahwa
pemilihan desain pondasi dengan analisa Rekayasa Nilai menggunakan metode
zero-one didapat desain terbaik yang diusulkan yaitu menggunakan pondasi tiang
pancang. Pondasi tiang pancang setelah dilakukan penghematan biaya sebesar Rp.
1,249,505,714 atau 0,14 % dari biaya awal pondasi asli sebesar Rp.
1,251,293,838.