Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Amas, Gusdiman Irwanto Gali
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2022-02-03 01:49:45
Abstract :
Salah satu persimpangan dengan volume lalu lintas dan kepadatan tinggi adalah
simpang tak bersinyal Jl. S. Supriadi ? Jl. Raya Kepuh ? Jl. Klayatan III, Kota
Malang. Lokasi persimpangan ini berdekatan dengan kampus Universitas
Kanjuruhan sehingga memiliki lalulintas yang kompleks dan tingkat kepadatan
lalulintas yang tinggi. Kondisi persimpangan pada jam -jam puncak terjadi antrian
yang panjang pada kaki simpang, untuk itu pada studi ini dilakukan evaluasi kinerja
persimpangan dan melakukan upaya perbaikan kinerja simpang.
Lokasi survey yaitu di simpang tiga Jl. S. Supriadi ? Jl. Raya Kepuh ? Jl.
Klayatan III, Kota Malang. Analisa dilakukan terhadap derajat kejenuhan, panjang
antrian dan tundaan. Sebagai dasar analisa digunakan Pedoman Kapasitas Jalan
Indonesia (PKJI) 2014. Data ? data yang digunakan yaitu data primer dan data
sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survey yang dilakukan selama 3 hari yaitu
hari Sabtu, 7 Maret 2020, Senin, 9 Maret 2020 dan Rabu, 11 Maret 2020 yang berupa
volume lalulintas dan goemetrik jalan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa, simpang tak bersinyal Jl. S.Supriadi ? Jl.
Raya Kepuh ? Jl. Klayatan III Kota Malang yang saat ini merupakan simpang tak
bersinyal memberikan kinerja buruk yaitu tingkat pelayanan F, panjang antrian,
362,105 m dan tundaan rata-rata (-3,123). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa
simpang tersebut sudah memenuhi syarat dipasang lampu pengatur lalu lintas. Alat
Pemberi Isyarat Lalu lintas (APIL) direncanakan menggunakan 2 fase dan melakukan
pelebaran pada geometrik jalan sebesar 50cm pada ruas kiri dan 50cm pada ruas
kanan Jl. S. Supriadi dan Jl. Raya Kepuh. Solusi yang direkomendasikan ini didapat
nilai derajat kejenuhan (DJ) = 0,491 sampai 0,798 tundaan rata ? rata maksimum
10,857 det/kend dengan tingkat pelayanan B dan panjang antrian maksimum 105,691
m.