Abstract :
Peran serta masyarakat yang kurang dalam pengelolaan sampah dapat diakibatkan dari pengetahuan
masyarakat yang masih kurang dalam mengelola sampah. Apabila masyarakat memiliki pengetahuan yang baik
mengenai dampak buruk yang ditimbulkan dari sampah dan pentingnya mengelola sampah, baik dalam
mengurangi, mendaur ulang maupun menggunakan kembali sampah, dapat memicu masyarakat lebih berperan
serta secara aktif dalam mengelola sampah guna menjaga kelestarian lingkungan. Keberadaan TPA
Talangagung awalnya mendapat penolakan dari warga sekitar karena kerugian yang dirasakan warga seperti
banyaknya lalat, polusi dan aroma yang tidak sedap. Seiring berjalannya waktu, dengan TPA yang telah dikelola
dengan lebih baik, pandangan umum masyarakat mengenai dampak keberadaan TPA mulai berubah.
Keberadaan TPA Talangagung semakin dirasa membawa dampak positif dengan adanya bantuan distribusi
bantuan gas methane yang dianggap dapat menghemat pengeluaran belanja warga. Namun sampai dengan saat
ini masih sangat minim tingkat pengetahuan dan peran serta atau partisipasi dari masyarakat ke TPA
Talangagung. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman dan peran serta masyarakat
dalam pengelolaan sampah di TPA Talangagung.
Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kuantitatif, ditribusi frekuensi dan korelasi bivariate
untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, jenis peran serta yang paling mendominasi dan tingkat peran
serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di TPA Talangagung.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah di
TPA Talangagung tergolong dalam kategori kurang. Jenis peran serta yang paling mendominasi dalam
pengelolaan sampah di TPA Talangagung adalah peran serta dalam hal tenaga sedangkan tingkat peran serta
masyarakat dalam pengelolaan sampah di TPA Talangagung termasuk kategori kurang