Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Semiun, Yutantinus Adrian Radja
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2022-02-03 01:49:52
Abstract :
Sistem Transportasi dibangun untuk mengalirkan arus lalu lintas dari suatu
tempat ketempat lainnya dengan tujuan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi
di suatu wilayah. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai
agar mudahnya melakukan mobilisasi dan aksesbilitas. Semakin banyak aktivitas
dalam berlalu lintas akan menimbulkan kemacetan. Titik kemacetan yang paling
tinggi biasanya terjadi pada persimpangan khususnya simpang bersinyal. Contohnya
pada dua simpang bersinyal berdekatan, tidak koordinasinya kedua simpang tersebut
akan menimbulkan kemacetan yang tinggi. Sehingga penulis mencoba untuk
melakukan koordinasi kedua simpang, agar mengurangi tingkat kemacetan pada dua
simpang besinyal berdekatan tersebut.
Untuk meningkatkan tingkat pelayanan pada kedua simpang perlu
dilakukannya analisis, evaluasi dan pemodelan simulasi sehingga mendapatkan solusi
alternatif untuk permasalahan pad adua simpang yang berdekatan. Analisis, evaluasi
menggunakan PKJI 2014 sedangkan pemodelan simulasi menggunkan software PTV
Vissim 11.
Hasil analisa menggunkan PKJI 2014 di dapatkan tingkat pelayanan pada
kedua simpang tersebut adalah D. Setelah dilakukannya beberapa alternatif tingkat
pelayanan pada kedua simpang menjadi C. Dari beberapa alternatif yang paling
efektif adalah dilakukannya pelebaran jalan menggunakan PTV Vissim 11 untuk tiap
lengan di mana panjang antrian pada kedua simpang tersebut menurun. Simpang
sulfat pendekat utara 65,68 m, timur 27,20 m, selatan 20,44 m, selatan belok kanan
24,37 m, barat 9,6 m dan pada simpang ciliwung pendekat utara 74,88 m, timur 1,66
m, selatan 63,98 m, barat 30,56 m.