Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Setiawan, Ulul Albab Putra
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2022-02-03 01:52:01
Abstract :
Transportasi adalah pergerakan atau perpindahan manusia atau barang dari
suatu tempat ketempat lainnya. Penumpukan kendaraan yang terjadi akan
menimbulkan masalah pada sistem pergerakan transportasi, seperti tundaan atau
kemacetan.
Untuk mengetahui dampak dari fasilitas putar balik arah (U-Turn) terhadap
kinerja jalan Nasional (kolektor primer) perlu dilakukan evaluiasi, analisis kinerja
ruas jalan dan kinerja putaran balik agar didapatkan alternative pemecahan masalah
untuk menekan konflik lalu lintas pada fasilitas putaran balik. Evaluasi dan analisis
dilakukan berdasarkan PJKI 2014 dan PPPB 2005. Data yang digunakan didapatkan
dari survey pada tanggal 17 Maret 2020.
Hasil yang didapatkan dengan menggunakan PKJI 2014 dan PPPB 2005
adalah derajat kejenuhan arah utara (Malang-Surabaya) 0,46 < 0,75 dan derajat
kejenuhan arah selatan (Surabaya-Malang) 0,72 < 0,75. Kecepatan tempuh pada
arah utara (Malang-Surabaya) 59 km/jam dan keceptan tempuh pada arah selatan
(Surabaya-Malang), sebesar 52 km/jam. Kinerja putaran balik paling tinggi terjadi
pada putaran balik didepan SPBU Mondoroko Singosari dengan volume 133
Skr/jam, panjang antrian 19,8 m dan tundaan 180 detik.
Alternatif yang dipilih adalah dengan menutup beberapa putaran balik, hasil
dari alternative adalah berkurangnya jumlah fasilitas putaran balik sebelumnya 12
titik menjadi 6 titik, menurunnya panjang antrian dan tundaan pada fasilitas putaran
balik yang berkinerja tinggi yaitu pada putaran balik didepan SPBU Mondoroko
Singosari dengan volume 133 Skr/jam, panjang antrian 19,8 m dan tundaan 180
detik. Setelah putaran balik tersebut ditutup dan digabung menjadi satu dengan
putaran balik didepan RS Marsudi Waluyo Singosari dan SMKN 1 Singosari
didapati hasil volume 66 Skr/jam, panjang antrian 15,75 m dan tundaan 53 detik.