Abstract :
Kota dan Kabupaten Bima memiliki berbagai potensi
pariwisata untuk ditawarkan. Potensi pariwisata yang dimiliki oleh
Kota dan Kabupaten Bima meliputi wisata budaya, wisata sejarah,
wisata alam dan wisata minat. Namun potensi tersebut belum
dimanfaatkan secara optimal, di mana saat ini masih terbatas pada
wisatawan lokal. Untuk mendukung perkembangan Kota dan
Kabupaten Bima sebagai tujuan wisata, maka tujuan dari penelitian ini
adalah mengidentifikasi karakteristik potensi objek wisata yang ada di
Kota dan Kabupaten Bima dan menyusun pengembangan jalur atau
paket wisata di Kota dan Kabupaten Bima.
Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner ,
wawancara dan analisis data menggunakan analisis potensi objek
wisata, analisa Supply dan Demand, selanjudnya analisa kegiatan
wisata sesuai dengan atraksi wisata, analisa sarana dan prasarana ,
terakhir adalah analisa paket wisata.
Tersebarnya lokasi objek wisata di seluruh Kota dan
Kabupaten Bima sehingga dibagi menjadi beberapa kelompok wisata
yang ditentukan berdasarkan lokasi kedekatan objek, jarak dan waktu
tempuh serta aksesbilitas lokasi wisata. Kelompok wisata yang didapat
adalah 7 Kelompok Wisata dengan setiap kelompok terdapat beragam
jenis wisata. Dilihat dari banyaknya kelompok wisata dan di tinjau dari
kedekatan lokasi, jarak dan waktu tempuh yang dibutuhkan, maka rute
wisata yang terbentuk adalah, Rute 1 terdiri dari Pantai Kolo-Pantai
So?ati-Museum Asi Mbojo-Masjid Sultan Salahudin- Museum
Samparaja ? Pusat Kerajinan Tenun Ikat, Rute 2 terdiri dari Desa
Maria ? Pantai Lariti ? Pantai Papa ? Bajo Pulo, Rute 3 terdiri dari
Pacuan Kuda ? Pantai Lawata ? Makam Dana Traha ? Pulau Ular,
Rute 4 terdiri dari Prasasti Wadu Pa?a, Rute 5 terdiri dari Pantai WaneGunung Tambora ? Pulau Satonda, dan paket wisata Ready tour yang
disediakan menjadi 4 kaet wisata, terdiri dari Paket 1 hari, Paket 2 hari,
Paket 4 hari, Paket 6 hari