Abstract :
Perhitungan tebal perkerasan lentur dan rencana anggaran biaya pada ruas jalan
tol seksi 4 Balikpapan ? Samarinda Kalimantan Timur STA 10+000 sampai STA
13+000 Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, dimana Kota Samarinda
Provinsi Kalimantan Timur sebagai daerah yang cukup memiliki pertumbuhan yang
sangat pesat, maka harus ditunjang pula dengan dengan akses transportasi, Maka akan
direncanakan perkerasan lentur menggunakan perbandingan antara metode Bina
Marga SNI 2017 dengan metode AASHTO 1993. Pertama menggunakan metode
Bina Marga SNI 2017 didapatkan tebal perkerasan untuk lapis permukaan (AC-WC)
setebal 4 cm dan lapis (AC-BC) setebal 15,5 cm, untuk lapis pondasi atas (LPA CBR
80%) sebesar 15 cm. Untuk metode Bina Marga SNI 2017 total tebal perkerasan 34,5
cm dengan harga Rp. 32.110.138,176. Kedua menggunakan metode AASHTO 1993
didapatkan tebal perkerasan untuk lapis permukaan dengan lapis (AC-BC) setebal 5
cm, untuk lapis pondasi atas (LPA CBR 80%) sebesar 27 cm dan lapis pondasi bawah
(LPB CBR 50%) sebesar 39 cm. Untuk metode AASHTO 1993 total tebal perkerasan
77 cm dengan harga Rp. 16.848.080,471. Maka dapat disimpulkan metode AASHTO
1993 lebih ekonomis daripada metode Bina Marga SNI 2017. Konstruksi jalan ini
yang nantinya akan menjadi jalur transportasi yang mempermudah akses khususnya
di provinsi Kalimantan Timur.