Abstract :
Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah kabupaten Jember yang mengakibatkan kelongsoran dan pengikisan sebagian bahu jalan pada lereng jalan Kemuning Lor Kecamatan Arjasa yang terletak diwilayah perbukitan kabupaten Jember yang memiliki kondisi geografis yang terdiri dari tebing dan jurang cukup curam, sehingga rawan terjadinya kelongsoran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain gabion sebagai alternatif perkuatan lereng yang rawan longsor.
Perhitungan analisis stabilitas lereng yang digunakan adalah metode BISHOP sedangkan software yang digunakan untuk perhitungan menggunakan software Microsoft Excel.
Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai faktor keamanan lereng sebelum terjadinya longsor adalah 1,4 dan sesudah terjadinya longsor menjadi 1,2 dimana hal itu menunjukkan bahwa lereng tersebut rawan terjadinya longsor. Kemungkinan lereng ini tidak 100% tanah, dimungkinkan terdiri dari tanah, batu, pasir, dan gravel tapi lebih banyak lempungnya. Setelah dilakukan perencanaan perkuatan dengan tinggi lereng 24 meter lebar 20 sehingga diperoleh nilai SF (Safety Factor) yang memenuhi standar. Gabion diperoleh nilai SFguling sebesar 4,137 > 2(aman), SFgeser sebesar 3,054 > 1,5 (aman), SFkeruntuhan sebesar 164,694 kN/m2, dengan nilai qa sebesar 5626,728 kN/m2, jadi 164,694 kN/m2<5626,728 kN/m2(aman). Dan gaya gesek antar bronjong adalah 1825 dengan nilai P sebesar 888,47 KN < 1825 KN.