Abstract :
Menurut Donomartono (1990), Value Engineering adalah suatu metode evaluasi yang
menganalisa teknik dan nilai dari suatu proyek atau produk yang melibatkan pemilik, perencana dan
para ahli yang berpengalaman di bidang masing-masing dengan pendekatan sistematis dan kreatif yang
bertujuan untuk menghasilkan mutu dan biaya serendah-rendahnya.
Rekayasa Nilai merupakan suatu pendekatan yang bersifat kreatif dan sistematis dengan tujuan
mengurangi atau menghilangkan biaya-biaya tidak diperlukan. Value Engineering digunakan untuk
mencari suatu alternatif atau ide yang bertujuan untuk menghasilkan biaya yang lebih baik atau lebih
rendah dari harga yang telah direncanakan sebelumnya. Aplikasi Rekaya Nilai pada Proyek
Pembangunan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilakukan pada item pekerjaan Atap
dan Plafond. Penerapan Value Engineering dilakukan dengan mengganti kuda- kuda baja ringan Main
Truss C 75- 75 klass A dengan kuda- kuda plus reng untuk atap genteng biasa, mengganti material
atap genteng Ex. Sakura roof dengan atap genteng metal BJSL?30, mengganti material plafond dengan
tripleks 4 mm plus rangka, mengganti Nok U untuk atap Genteng Ex. Sakura roof dengan Nok U untuk
atap Genteng Biasa.
Hasil studi Aplikasi Rekayasa Nilai pada Proyek Pembangunnan Kantor Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil yakni pada pekerjaan atap dan Plafond. Besar Cost Saving atau pengurangan
biaya setelah diterapkannya Value Engineering sebesar Rp. 118.863.998,5 dengan presentase 15%.
Sedangkan untuk total keseluruhan sebesar 5,95 % dari pekerjaan awal.