DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KINERJA SIMPANG JALAN DANAU TOBA DAN SIMPANG JALAN RANUGRATI KOTA MALANG
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
REA, HIASINTUS SOKO BHEO
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2022-02-03 01:56:17 
Abstract :
Penutupan Pusat perbelanjaan Giant Sawojajar dan pembukaan pintu tol sawojajar dapat berdampak terhadap kelancaran lalu lintas, dengan keadaan lalu lintas tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar simpang Jalan Danau Toba dan simpang Jalan Ranugrati. Dari perubahan tata guna lahan ini, maka perlu dilakukan suatu evaluasi untuk mengetahui seberapa besar kinerja simpang akibat penutupan beroperasinya Giant Sawojajar Malang dan pembukaan pintu Tol terhadap simpang Jalan Danau Toba dan simpang Jalan Ranugrati. Untuk mengetahui dampak lalu lintas yang terjadi di daerah tersebut maka penulis tertarik melakukan ?Evaluasi Kinerja Simpang Jalan Danau Toba dan Simpang Jalan Ranugrati? yang bertujuan untuk mengevaluasi kembali kinerja dampak lalu lintas dan selanjutnya diimplementasikan terhadap permasalahan lalu lintas pada daerah tersebut. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survey langsung dilapangan selama 1 hari pengamatan berupa data geometrik jalan dan lokasi survey yaitu pada Simpang Jalan Danau Toba dan Simpang Jalan Ranugrati. Survey dilakukan pada tanggal 17 juni 2020 dilakukan pada kondisi sesudah beroperasinya akses pintu tol Sawojajar. Sedangkan data sekunder diperoleh dari data hasil penelitian terdahulu. Analisa dilakukan terhadap kinerja simpang bersinyal dan alternatif perbaikan simpang sebagai dasar analisa digunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Analisis kinerja simpang bersinyal pada simpang jalan Danau Toba diketahui kondisi eksisting menunjukan hasil kurang baik. Arus lalu lintas tertinggi terdapat pada lengan Timur yaitu sebesar 1793 smp/jam dengan kapasitas 1109,7 smp/jam, derajat kejenuhannya (DJ) adalah 1,62 dan tundaannya (T) mencapai 44,96 detik/smp. Hal serupa juga terjadi di simpang jalan Ranugrati dimana diketahui kondisi eksisting menunjukan hasil kurang baik. Arus lalu lintas tertinggi terdapat pada lengan Timur yaitu sebesar 2598 smp/jam dengan kapasitas 1027,98 smp/jam, derajat kejenuhannya (DJ) adalah 3,41 dan tundaannya (T) mencapai 51,30 detik/smp. Untuk memperbaiki kinerja simpang bersinyal, dibuat alternatif yaitu pengaturan ulang waktu siklus lampu lalu lintas. Setelah dilakukan analisis, alternatif pemecahan masalah yang maksimal untuk simpang bersinyal Danau Toba dan simpang Ranugrati diketahui kinerja persimpangan menjadi baik dikarenakan nilai derajat kejenuhan yang kecil yaitu 0,41 dan nilai Tundaan tertinggi sebesar 25,1 ? 40 dengan kategori cukup baik atau tingkat pelayanan D sedangkan pada lengan lainnya menjadi lebih baik yaitu memiliki nilai tundaan < 5 dengan kategori sangat baik atau tingkat pelayanannya menjadi A. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang