Abstract :
Jembatan rangka tipe Bowstring truss merupakan suatu struktur jembatan
yang elemen struktur rangkanya menyerupai huruf X. Jembatan tipe Bowstring
Truss baik untuk jembatan dengan bentang sedang karena panjang elemen yang
pendek mengakibatkan pengurangan resiko tekuk pada rangka.
Melalui skripsi ini penulis mencoba untuk merencanakan suatu alternatif
perencanaan struktur atas jembatan rangka baja tipe Bowstring Truss pada jembatan
gelondong kabupaten blitar. Dalam hal ini perencanaan menggunakan metode
LRFD (Load and Resistance Factor Design) dan untuk pemodelannya
menggunakan bantuan program bantu STAAD Pro V8i.
Struktur bangunan atas jembatan rangka tipe Bowstring Truss terdiri atas
beberapa bagian utama yaitu gelagar memanjang, gelagar melintang, gelagar induk,
ikatan angin atas, ikatan angin bawah, gelagar melintang atas, trotoir, lantai
kendaraan dan perletakan elastomer yang membentuk satu kesatuan yang kaku
sehingga aman dan nyaman dalam berlalulintas diatas jembatan.
Adapun hasil dari perencanaan dan analisa yang diperoleh, struktur
bangunan atas jembatan menggunakan profil WF 400 x 200 x 8 x 13 (gelagar
memanjang), WF 700 x 300 x 13 x 24 (gelagar melintang), WF 400 x 400 x 13 x
21 (gelagar induk), 2L 175 x 175 x 15 (ikatan angin), WF 400 x 200 x 8 x 13
(gelagar melintang atas).