Abstract :
Kebutuhan akan air bersih sangat di butuhkan oleh setiap makhluk hidup
terutama manusia yang sangat membutuhkan air bersih untuk yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka .Berdasarkan kondisi eksisting dari
PDAM di Kecamatan Ketapang jumlah penduduk yang telayani PDAM di
Kecamatan ini hanya sebesar 103.381 jiwa dari 18.402 SR (Sambungan Rumah)
yang terpasang dan diproyeksikan berdasarkan menggunakan proyeksi 3 metode
dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,0135 % untuk 10 tahun.
Kondisi geografis Kabupaten kotawaringin Timur sebagian besar adalah
tanah gambut, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan
Ketapang, pada saat musim kemarau masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air
bersih dengan mudah. Perlu adanya analisa jaringan distribusi sehingga dalam
pengembangan distribusi air bersih dapat dilakukan dengan tepat. dan rangka
memenuhi kebutuhan air yang semakin meningkat, tiap tahunnya dan keterbatasan
produksi sumber air, maka perlu pengembangan distribusi kebutuhan air bersih
untuk wilayah Kecamatan Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur pada daerah
layanan PDAM di Kabupaten Kotawaringin Timur sampai dengan tahun 2030.
Pengembangan sistem jaringan perpipaan yang disimulasikan pada program
WaterCAd V8i dimana disyaratkan tekanan disemua titik simpul 1,6-3,2 atm.