Abstract :
Jembatan merupakan infrastruktur yang penting dalam sistem transportasi
yaitu sebagai sarana penyeberangan sungai, maupun penghubung antar tebing.
Jembatan mempunyai macam-macam bentuk, salah satunya yaitu jembatan
pelengkung dengan kabel. Jembatan pelengkung cocok digunakan untuk jembatan
Ngujang 2 karena mempunyai bentang yang cukup panjang.
Melalui peyusunan skripsi ini penulis mencoba merencanakan alternatif
bangunan atas jembatan yang sudah ada dengan tipe gabungan antara pelengkung
dan warren truss. Data awal perencanaan meliputi panjang total jembatan yang
sudah ada 210 m lebar 9 m. Metode perencanaan yang digunakan yaitu LRFD
(Load Resistance Faktor Design) dan menggunakan program bantu Staad Pro v8i
SS. Dalam perencanaan ini penulis merencanaakan plat lantai, gelagar
memanjang, gelagar melintang, gelagar induk, ikatan angin, kabel, sambungan
dan elastomer.
Dari hasil analisa diperoleh struktur bangunan atas jembatan untuk plat lantai
menggunakan tulangan pokok D13-200 dan tulangan bagi D10-150, gelagar
memanjang baja profil WF 350 x 350 x 14 x 22, gelagar melintang baja profil WF
700 x 300 x 13 x 24, gelagar induk baja profil WF 400 x 408 x 21 x 21, ikatan
angin baja profil dobel L 200 x 200 x 25, untuk Dimensi kabel penggantung
dyform 6, untuk peletakan menggunakan elastomer ukuran panjang 120 cm, lebar
120 cm, tinggi 38 cm.