Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Ilimullah, Rizki Gusmawan
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2022-02-03 01:57:39
Abstract :
Jembatan sebagai bagian dari sistem transportasi nasional mempunyai
peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya
serta lingkungan yang dikembangkan melalui pendekatan pengembangan wilayah.
Pada tanggal 28 September 2018 gempa mengguncang Kota Palu dengan kekuatan
7,4 SR mengakibatkan jembatan yang sudah menjadi icon andalan warga Kota Palu
harus putus. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk merencankan kembali
struktur atas jembatan rangka baja tipe pelengkung (trough arch) pada jembatan
Ponulele Kota Palu.
Dalam perencanaan ini, penyusun menggunakan metode LRFD (Load and
Resistance Factor Design). Jembatan ini memiliki panjang bentang 300 m dan lebar
9 m, penulis mendesain hanya menggunakan 1 pilar ditengah, dan menggunakan 2
lengkungan masing-masing dengan bentang 150 m. Struktur jembatan ini terdiri
dari plat lantai kendaraan dan trotoar, kabel gelagar memanjang, gelagar melintang,
gelagar induk, ikatan angin, kabel, sambungan, dan elastomer.
Dari hasil perhitungan yang didapat pada struktur pada jembatan yaitu untuk
plat lantai menggunakan tulangan D16-200, tulangan bagi D10-250 mm, Gelagar
memanjang menggunakan WF 400x200x8x13, gelagar melintang menggunakan
WF 800x400x16x32, gelagar induk menggunakan WF 1000x400x75x80, Ikatan
angin menggunakan Dobel L 250x250x25, kabel menggunakan dimensi 35 mm
Stand Rope 6x19 CWS, dan dimensi bantalan Elastomer 1500x1500x398.