Abstract :
Kota malang terrmasuk kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota
Surabaya. Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan, kota industri. jumlah
penduduk dalam 5 tahum terakhir Kota Malang mencapai 874.890 jiwa (Badan
Pusat Statistik Kota Malang 2020). Hal ini menyebabkan kepadatan penduduk dan
juga meningkatnya arus transpotasi, kondisi ini tentu berpengaruh signifikan
terhadap tingginya aktifitas arus transportasi dan berpotensi menimbulkan
kemacetan.
Peningkatan kinerja simpang perlu dilakukan analisis dan evaluasi kinerja
pada simpang Jl. Gatot Subroto ? Jl. Panglima Sudirman ? Jl. Trunojoyo ? Jl.
Untung Suropati Selatan sehingga didapat alternatif untuk permasalahan
simpang. Analisis dan evaluasi yang dilakukan berdasarkan PKJI 2014. Data yang
diolah didapat dari hasil survey pada tanggal 29 Maret 2021 ? 3 April 2021
kinerja simpang eksisting berdasarkan evaluasi menggunakan metode
PKJI 2014 didapat derajat kejenuhan simpang 1,15 (melebihi 0,85), peluang
antrian mencapai 107,39 %, dan tundaan sebesar 72,83 det/skr, dengan tingkat
pelayanan F. Berdasarka analisis untuk pemecahan permasalahan dengan
beberapa solusi alternatif, sehingga terpilih alternatif 4 untuk permasalahan
Simpang Empat Jl. Gatot Subroto ? Jl. Panglima Sudirman ? Jl. Trunojoyo - JL.
Untung Suropati Selatan adalah dengan menggunakan lampu isyarat lalu lintas
dengan 2 fase tanpa melakukan pelebaran geometrik. Alternatif ini mendapatkan
nilai derajat kejenuhan sebesar 0,74 (lebih kecil dari 0,85), panjang antrian
maksimum 78,87 m.