DETAIL DOCUMENT
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE PETIT TRUSS DENGAN METODE DFBK PADA JEMBATAN TUKAD BANYUNING, BULELENG BALI.
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Putra, Gede Jodi Maha
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2022-02-03 01:58:35 
Abstract :
Jembatan merupakan struktur bangunan yang dibuat untuk menghubungkan antara suatu tempat yang terhalangi sungai, jurang, lembah, maupun lautan. Jembatan dapat mempermudah jalur transportasi darat untuk mendukung akses antara suatu daerah dalam distribusi barang, maupun kebutuhan lainnya. Perencanaan jembatan rangka tersusun dari rangka-rangka yang diletakkan dalam suatu bidang dan dihubungkan dengan sendi pada setiap titik hubungnya. Struktur jembatan rangka lebih dominan menerima gaya aksial tarik dan tekan, namun lemah dalam menahan lendutan yang besar. Perencanaan struktur atas jembatan harus direncanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku agar mendapatkan hasil dan berfungsi dengan baik. Penyusun menggunakan metode DFBK (Desain Faktor Beban dan Ketahanan). Desain jembatan memiliki bentang 40m dan lebar 9 m dengan jembatan rangka tipe petit truss. Struktur jembatan ini terdiri dari plat lantai, trotoar, gelagar memanjang, gelagar melinitang, gelagar induk, ikatan angin atas, sambungan dan elastomer. Untuk pemodelan Analisa struktur 3D, penyusun menggunakan program bantu STAAD PRO CONNECT EDITION. Hasil analisa perhitungan direncakan WF 400 x 200 x 9 x16 untuk gelagar memanjang, WF 750 x 350 x 14 x 32 untuk gelagar melintang, WF 400 x 400 x 13 x 21 untuk gelagar induk, WF 200 x 200 x 8 x 12 untuk gelagar Melintang atas, 2L 100 x 100 x 10 untuk ikatan angin atas. Dimensi perletakan bantalan elastomer menggunakan panjang 600 mm, lebar 600 mm dan tinggi 140mm. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang