Abstract :
Indonesia merupakan negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa. Daerah
yang berada dalam kawasan Ring of Fire memiliki potensi gempa yang tinggi. Oleh sebab itu, semua
pembangunan di Indonesia harus memenuhi standar perencanaan struktur tahan gempa.
Pada studi bangunan ini peneliti menggunakan material baja WF (Wide Flange) dan H
Beam yang memiliki kekuatan dan ketehanan terhadap gempa. Oleh karena itu, diharapkan struktur
bangunan tersebut memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap gempa. Dalam perencanaan struktur
bangunan ini harus memenuhi standar peraturan yang terdapat dalam SNI 1726:2019 tentang Tata
Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung.
Dari hasil perencanaan didapatkan dimensi balok induk WF 500x200x10x16mm, untuk
balok anak 1 WF 400x200x8x13mm dan untuk balok anak 2 WF 350x175x7x11mm dan dimensi
kolom 1 H 512x470x20x30mm dan kolom 1 WF 400x400x13x21mm. Dengan dimensi base plate
untuk K1 1000x1000mm dan base plate untuk K2 900x900mm dengan ketebalan 70mm.