Abstract :
Kota Malang adalah salah satu kota besar di Provinsi Jawa Timur yang
mengalami perkembangan yang cukup pesat. Menurut RTRW Kota Malang Tahun
2010-2030, Kota Malang memiliki permasalahan dalam alih fungsi lahan
dikarenakan meningkatnya pembangunan perumahan otomatis dapat merubah alih
fungsi lahan. Lahan yang dulunya berperan sebagai resapan air kini menjadi daerah
permukiman dan pusat kegiatan lainnya. Tentu saja hal itu akan memberikan
dampak terhadap besarnya limpasan air yang mengalir menuju saluran drainase.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab banjir dan
mengendalikan banjir melalui sumur resapan di Perumahan Griya Shanta Kota
Malang.
Dari hasil analisa perencanaan sumur resapan di Perumahan Griya Shanta
Kota Malang diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Debit banjir rancangan periode
ulang 10 tahun pada saluran sebesar 0,162 m3/detik, Perencanaan dimensi sumur
resapan yang dibutuhkan untuk mengatasi upaya pengendalian adalah diameter
sumur resapan 1 m dan kedalaman 3 m. Dan Besarnya debit setelah ada sumur
resapan adalah 0,285 m3/detik sehingga terjadi pengurangan prosentase debit
sebesar 34,6 % pada tipe rumah 45/96; 44,2 % pada tipe rumah 54/120; dan 54,7
pada tipe rumah 70/150.