Abstract :
Berdasarkan kondisi eksisting PDAM Unit IKK Benao sudah memenuhi kebutuhan air di 4
desa dengan jumlah penduduk 4.890 jiwa. Sedangkan 7 desa lainnya masih belum terlayani
kebutuhan air bersihnya. Oleh sebab itu, dilakukan pengembangan sistem penyediaan jaringan
distribusi air bersih untuk 10 tahun yang akan datang di Kecamatan Lahei Barat.
Pengembangan dilakukan di Desa Jangkang Lama, Desa Jangkang Baru dan Desa Luwe
Hulu. Dalam penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan serta ketersediaan air, analisa reservoir
dan jaringan distribusi untuk mengetahui kapasitas dan kemampuan jaringan distribusi saat ini.
Pada analisa jaringan distribusi menggunakan WaterCAD V8i dengan kontrol terhadap tekanan
dan headloss.
Berdasarkan hasil analisa, total kebutuhan air bersih tahun 2030 sebesar 12.617 liter/detik
dengan kapasitas produksi IPA 20 liter/detik yang berarti masih mampu memenuhi kebutuhan
penduduk sampai tahun 2030. Sistem pendistribusian dilakukan secara gravitasi. Dari hasil
simulasi disimpulkan bahwa alternatif 3 menggunakan pipa PVC berdiameter 150 mm dapat
diterapkan serta memenuhi kriteria.