Abstract :
Wisata Konvensi adalah pertemuan sekelompok orang yang secara
bersama ? sama bertukar pengalaman dan informasi melalui pembicaraan,
mendengar, belajar dan mendiskusikan topik tertentu. Pelaksanaan wisata
konvensi diselenggarakan melalui kegiatan ? kegiatan pertemuan asosiasi
pertemuan perusahaan dan pemeran dagang serta eksibisi. Kompunen wisata
Konvensi dikenal dengan sebutan MICE, yaitu Meeting, Incentive,
Conference dan Exhibition yang diartikan sebagai wisata Konvensi dengan
batasan : usaha jasa konvensi, perjalanan insentif, dan pameran merupakan
usaha dengan kegiatan memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan
sekelompok orang ( negarawan, usawahan, cendikiawan ) untuk membahasa
masalah ? masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Tujuan
penelitian yakni merumuskan strategi yang dapat digunakan untuk
menjadikan Kota Malang menjadi Kota MICE.
Metode Penelitian ini yang pertama, untuk mengatahui kerakteristik
MICE di Kota Malang menggunakan Metode Analisis Deskriptif. Kedua
Faktor ? Faktor yang pemilihan Lokasi MICE, menggunakan Metode Analisis
Teknik Delphi, dan yang ketiga untuk mengetahui strategi pengembangan
Kota Malang menjadi Kota MICE, menggunakan metode SWOT
Setelah dilakukan penelitian, peneliti mendapatkan hasil bahwa Strategi
pengembangan Kota Malang menjadi Kota MICE yakni di SO yang dimana
strategi SO mampu mengambil keuntungan dari peluang ? peluang eksternal
yang ada, sehingga mampu bersaing menggunakan strategi ? strategi yang
agresif. Focus strategi ini adalah mengandalkan kekuatan untuk meraih
keuntungan dari peluang yang ada.
Kata ? Kata Kunci : Wisata Konvensi, MICE, Strategi Pengembangan, Kota
Malang