Abstract :
Perkembangan jumlah penduduk sangat mempengaruhi gerak laju
pembangunan di suatu wilayah. Persediaan tanah semakin lama semakin
berkurang akibat peningkatan permintaan dan pemenuhan kebutuhan
penduduk akan pemanfaatan tanah yang berpengaruh terhadap kenaikan harga
dan nilai tanah. Arus urbanisasi ke perkotaan yang semakin hari kian
meningkat menambah kontribusi keterbatasan tanah. Fenomena yang terlihat
secara umum pada Kota-Kota di Indonesia menunjukkan bahwa kondisi
permukiman yang terletak di sekitar kawasan pendidikan juga mengalami
kecenderungan yang sama. Perkembangan Kota Malang dipengaruhi oleh
keberadaan perguruan tinggi dan berkembang sebagai pusat pendidikan yang
kemudian menarik banyak pendatang dan mengakibatkan pertumbuhan
penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan harga tanah
dari pola penggunaan tanahnya yang kemudian mengetahui faktor penentu
tingkat perubahan harga tanah tersebut di lokasi studi. Sasaran yang hendak
dicapai adalah (1) Identifikasi penggunaan tanah di lokasi studi (pada waktu
studi yang telah ditentukan) (2) Identifikasi perubahan harga tanah di lokasi
studi (pada waktu studi yang telah ditentukan) (3) Identifikasi faktor yang
mempengaruhi perubahan harga tanah dan mengukur faktor yang dominan di
lokasi studi (pada waktu studi yang telah ditentukan).
Metode yang digunakan dalam mencapai sasaran penelitian adalah
dengan teknik penyebaran kuisioner kepada 96 responden di 5 cluster. Metode
analisa yang digunakan adalah analisa deskripsi untuk menggambarkan
penggunaan tanah dan perubahan harga tanah yang terjadi. Regresi Linear
Berganda menggunakan SPSS untuk menentukan faktor yang paling
berpengaruh terhadap kenaikan harga tanah di lokasi studi. Dari proses analisa
yang dilakukan didapat hasil bahwa di lokasi penelitian mengalami
perkembangan lumayan pesat dilihat dari jenis penggunaan tanahnya, terlebih
setelah adanya Kampus II ITN kemudian berdampak pula terhadap harga
tanah yang beragam dan menunjukkan kenaikan. Berdasarkan hasil uji statstik
menggunakan SPSS metode Regresi Linear Berganda didapatkan variabel
terpilih yang menetukan harga tanah (Y) pada tahun 1998 dan tahun 2015,
variabel kelas jalan (X2) adalah variabel yang dianggap paling menetukan
harga tanah karena pada tiap cluster hasilnya menunjukkan kelas jalan
signifikan.