Abstract :
Di dalam permukiman dikenal juga dengan istilah EKISTICS. Ekistics adalah
istilah Yunani yang dipakai untuk menjelaskan pengetahuan mengenai permukiman.
Istilah permukiman dipakai sebagai padanan kata Human Sttlements. Jadi,
permukiman diartikan sebagai tempat manusia hidup dan berkehidupan.
Salah satu masalah di permukiman perkotaan pada umumnya adalah
mengenai permukiman kumuh atau kawasan permukiman kumuh di perkotaan.Kota
Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki kawasan
permukiman kumuh sebagai salah satu permasalahan di kawasan perkotaan. Salah
satu kawasan permukiman kumuh di Kota Malang adalah Kawasan kumuh Kelurahan
Jodipan Kecamatan Belimbing Kota Malang.
Menurut Constantinos A. Doxiadis (1967) merumuskan ada lima elemen
dasar permukiman, yaitu Elemen Alam (nature), Elemen Manusia (man), Elemen
Masyarakat (society), Elemen Bangunan (shells), Elemen Sarana prasarana (network).
Oleh sebab itu, dalam penelitian ini peneliti bermaksud untuk meneliti dari kelima
elemen tersebut manakah elemen ekistik yang paling mempengaruhi kawasan
permukiman kumuh dengan mengaplikasikannya dengan lokasi penelitian yaitu
kawasan permukiman kelurahan jodipan Kecamatan Belimbing Kota Malang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian yang
meliputi metode pengumpulan data dan metode analisis. Metode pengumpulan data
yang digunakan yaitu survey primer dan survey sekunder, sedangkan metode analisis
yang digunakan yaitu metode pembobotan dan scoring menggunakan skala likert, dan
metode analisis statistic regresi linear berganda.
KATA KUNCI = ELEMEN EKISTIK, PERMUKIMAN KUMUH, KELURAHAN
JODIPAN