Abstract :
Bandara Abdulrachman Saleh mengalami peningkatan kebutuhan akan
angkutan udara setiap tahunnya, dimana kapasitas sudah tidak memadai. Sehingga
perlu dilakukan salah satu pengkajian yaitu pengembangan landasan parkir
(apron) sehingga pelayanan penerbangan dapat berjalan dengan baik hingga tahun
rencana 2036.
Perhitungan rencana pengembangan sisi udara untuk 20 tahun ke depan
yaitu pada tahun 2036, pesawat rencana Airbus A321 Neo dengan menggunakan
metode FAA (Federal Aviation Administration) baik perhitungan geometrik
maupun tebal perkerasan kaku. Berdasarkan data sekunder jumlah penumpang
dan pergerakan pesawat dalam kurun waktu enam tahun terakhir dan data CBR
tanah dasar diperoleh dari UPT Abdulrachman Saleh, Dinas Perhubungan
Provinsi dan instansi-instansi terkait lainnya.
Dimensi apron eksisting adalah 22000 m
2
dengan panjang 200 m dan lebar
110 m, berdasarkan perhitungan yang dibutuhkan untuk jangka waktu 20 tahun
yaitu pada tahun 2036 adalah 32400 m
2
dengan panjang 270 m dan lebar 120 m.
Untuk perencanaan tebal perkerasan kaku (rigid pavement) dengan menggunakan
metode FAA (Federal Aviation Administration), diperoleh tebal lapisan
permukaan (surface coarse/slab beton) 18,3 in (46.5 cm) dan lapisan pondasi
bawah (subbase coarse) 7.9 in (20.3 cm). Rencana anggaran biaya yang
dibutuhkan untuk pengembangan landasan parkir (apron) adalah sebesar Rp.
12,652,699,631.90