Abstract :
Jalan Bendungan Sigura-gura, Kota Malang merupakan salah satu
kawasan yang menjadi lokasi berdagang Pedagang Kaki Lima (PKL) dimana
PKL di lokasi ini melakukan aktivitasnya di lokasi yang sebenarnya tidak
diperuntukkan sebagai tempat berjualan. Kegiatan PKL dimulai pada pagi
sampai dengan malam hari dan kegiatan PKL akan semakin banyak pada
siang sampai malam hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan ruang untuk
Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Bendungan Sigura-gura. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif
kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 107 pedagang.
PKL menggunakan sarana usaha berupa meja, gerobak, sepeda
motor, gelaran, kios dan warung semi permanen yang dimulai pada pagi
hingga malam hari dengan jumlah pekerja 1- 2 orang dan milik perorangan
maupun orang lain. PKL di lokasi ini menyebar searah dengan jaringan jalan
dan sebagian menitipkan sarana usahanya di lokasi mereka beraktivitas.
Bentuk optimalisasi ruang PKL yaitu dengan penyeragaman bentuk sarana
usaha yang digunakan beserta ukuran sarana usaha yang digunakan, konsep
tempat penitipan sarana usaha dagang diseluruh segmen, optimalisasi sarana
penunjang dengan pengaturan persampahan serta parkir serta dengan
pemunduran sarana usaha di Jalan Bendungan Sigura-gura dengan
mengganti drainase terbuka menjadi drainase tertutup .
Kata Kunci : Optimalisasi ruang, pedagang kaki lima.