Abstract :
Kawasan pusat perkantoran Makatul Waibakul merupakan
kawasan yang diprioritaskan penanganannya untuk pengembangan
perkantoran pemerintah berupa kegiatan Civic Center. Secara administrasi,
kawasan ini berada di Desa Dasa Elu Kecamatan Katikutana Selatan
Perkotaan Waibakul. Pembangunan kawasan saat ini masih berupa fasilitas
perkantoran pemerintah dan infrastruktur jalan dan pedestrian. Namun pada
kawasan ini belum tersedia ruang terbuka hijau dikarenakan belum adanya
perencanaan dan pemanfaatan ruang terbuka kawasan untuk ruang terbuka
hijau.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan komposisi
proporsi dan distribusi ruang terbuka hijau pada kawasan pusat perkantoran
Makatul Waibakul yang sesuai sehingga dihasilkan sebuah konsep penataan
ruang terbuka hijau kawasan perkantoran yang sesuai dengan fungsinya
sebagai penunjang kualitas ekologis kawasan dan arsitektural/estetika
kawasan.
Metode analisis yang digunakan adalah metode analisa kualitatif
deskriptif, yang mana data yang di analisa adalah jenis gejala yang bersifat
kualitatif, didasarkan atas analisa logika oleh suatu penguraian untuk
mendapat suatu numerik kesimpulan. Serta menggunakan metode analisis
kebutuhan ruang terbuka hijau, zonasi ruang terbuka hijau, dan arahan
pemilihan jenis vegetasi.
Hasil studi yang dilakukan akan menghasilkan penataan ruang
terbuka hijau di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah
dengan konsep penataan ruang terbuka hijau yang terbagi dalam 10
(sepuluh) zona meliputi area taman utama, sculpture, taman olah raga/
rekreasi, area lapangan upacara, area jalan, area taman kantor dinas, area
hunian, gapura, kantin, dan hutan kota.
.
Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, Civic Center