Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Rizki Alawiyah, Rosiedatun
Subject
Informatics Engineering
Datestamp
2022-02-14 05:05:11
Abstract :
Beberapa aspek yang dapat memicu marahnya seorang wanita terutama wanita
pendalungan. Wanita pendalungan yang dikenal tidak bisa marah karena adanya rasa segan dan
enggan untuk marah membuat para lawan bicara terheran apakah wanita pendalungan ini tidak dapat
marah? Oleh karena itu penelitian ini menguak beberapa aspek yang memungkinkan untuk dapat
memicu marahnya seorang wanita. Aspek - aspek tersebut antara lain suami, anak, orang tua, saudara
dan pekerjaan. Dari aspek-aspek dikumpulkan beberapa pertanyaan yang memungkinkan untuk
memunculkan respon emosi wanita. Yang mana akan dilakukan penggolongan tingkat respon emosi
wanita dengan menggunakan teknik clustering dengan menerapkan metode K-Medoid. Tingkatan
respon emosi wanita pendalungan itu sendiri terdiri dari 5, yaitu tidak pemarah, sedikit marah, agak
marah, marah dan sangat pemarah. Pada penelitian ini mendapatkan 5 cluster respon emosi marah
wanita dengan menggunakan metode K-Medoids yaitu tidak pemarah, sedikit marah, agak marah,
marah dan sangat pemarah. Pelabelan tersebut didapatkanberdasarkan dominan jawaban respon
emosi marah berdasarkan kuesioner yang telah dijawab oleh responden. Sistem clustering untuk
analisis respon emosi marah wanita pendalungan pada penelitian ini mampu memberikan hasil
clustering dan juga menampilkan hasil persentase analisa dan juga hasil akurasi. Sistem pendukung
yang dibuat adalah informasi yang diperoleh dari survei yang telah disampaikan kepada responden
dari berbagai daerah, kemudian pada saat itu hasil dari kuisioner akan dikumpulkan dengan
menggunakan metode K-Medoid. Hasil uji keakurasian dapat menghasilkan 3 cluster berupa
presentase yaitu , cluster 1 sebesar 24%, cluster 2 sebesar 26% dan cluster 3 sebesar 25%.