Abstract :
Tingginya permintaan parkir di Jalan Ahmad Yani disebabkan karena
hampir seluruh pusat perdagangan di Kabupaten Jombang berada di jalan Ahmad
Yani diantaranya adalah Swalayan Keraton dan Pasar Besar Kabupaten
Jombang.Berbagai fasilitas perdagangan tersebut tidak memiliki sarana parkir di
luar jalan dan hanya mengandalkan parkir di jalan on street parking.Kondisi ini
pada saat pada saat jam-jam sibuk sering terjadi kemacetan karena aktivitas
bongkar muat di toko-toko sepanjang jalan Ahmad Yani dilakukan di badan jalan.
Penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif dan
kuantitatif.Teknik analisa yang digunakan untuk menganalisa hasil pengamatan
yaitu analisa tingkat pelayanan (LoS), dimana rasio lalu-lintas terhadap
kapasitas.yang diukur adalah kejenuhan suatu simpang maka derajat kejenuhan
disini merupakan perbandingan dari total arus lalu-lintas (smp/jam) terhadap
besarnya kapasitas pada suatu persimpangan (smp/jam).
Hasil analisa menunjukkan bahwa bahwa ada perubahan arahan untuk
jenis parkir di Jalan Ahmad Yani, dimana dari eksisting ke rencana menunjukkan
perubahan kapasitas jalan. Segmen yang dulunya mempunyai LoS E pada jam
padat, mengalami pemenggalan arus dan perubahan jenis parkir. Hal ini
dikarenakan ketika hari libur atau weekend seperti hari Sabtu dan Minggu, banyak
kendaraan yang akan memnuhi jalan mengingat bahwa Jalan Ahmad Yani
merupakan pusat perdagangan dan jasa skala besar untuk lingkup Kota Jombang
sendiri.
Kata Kunci :parkir, segmen, kapasitas jalan, LoS