Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
PUTRA MENUI, FELIX FIRMAN
Subject
Mechanical Engineering
Datestamp
2022-06-22 06:30:02
Abstract :
ANALISA NILAI KALOR DAN LAJU PEMBAKARAN PADA
BRIKET AMPAS TEBU DAN KULIT SINGKONG
Felix Firman Putra Menui
Program Studi Teknik Mesin S-1, Institut Teknologi Nasional Malang, Kota Malang,
Indonesia
Email: felixfirman849@gmail.com
RINGKASAN
Ampas tebu dan kulit singkong merupakan limbah yang dapat di manfaatkan,
dengan demikian pemanfaatannya untuk membuat briket adalah solusi dijadikan
bahan bakar. Bahan bakar batu bara dan minyak merupakan sumber energy
dengan konsumsi terbesar saat ini jika dibandingkan dengan energy lainnya.
Padahal cadangan batu bara dan minyak bumi kita semakin menipis. Dorongan
ini yang meberikan peluang untuk membuat energi terbarukan seperti briket.
Briket merupakan salah satu jenis produk untuk sumber energi biomassa yang
bisa diperbaruhi. Dari pemaparan di atas penulis ingin melakukan penelitian
dengan menggunakan bahan baku ampas tebu dan kulit singkong dengan
menggunakan perekat tepung tapioka, dengan tiga komposisi 70;55;15, 55;70;15,
60;60;15 gram, pada penelitian di dapatkan hasil. Dari hasil penelitian Nilai Kalor
paling rendah di dapat dari komposisi briket 60;60;15 dengan Hasil 3,753 kal/gr,
Sedangkan untuk laju pembakaran tertinggi di dapat dari komposisi 70;55;15
dengan hasil sebesar 4,665 kal/gr. Laju pembakaran paling rendah di dapat dari
komposisi 70;55;15 dengan hasil 0,054 gr/menit. Sedangkan untuk laju
pembakaran tertinggi di dapat dari komposisi 60;60;15 dengan hasil sebesar
0,058 gr/menit. Kadar air terendah di dapat dari komposisi 70;55;15 dengan Hasil
14,607%. Sedangkan untuk laju pembakaran tertinggi di dapat dari komposisi
60;6015 dengan hasil sebesar 30,460%.
Kata kunci : Briket, Ampas Tebu, Kulit Singkon, Tepung Tapioka