DETAIL DOCUMENT
PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS ANALISIS VEGETASI BERDASARKAN PENDEKATAN ECOREGION STUDI KASUS PULAU PANJANG KABUPATEN SUMBAWA
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Utami, Kurani Panca
Subject
Area Planing Engineering (PWK) 
Datestamp
2019-03-06 03:51:14 
Abstract :
Ekosistem Mangrove Pulau Panjang di Sumbawa Besar memiliki status sebagai hutan pelestarian atau hutan lindung bernama KSA (Konservasi Sumberdaya Alam) Pulau Panjang. Hal ini bukan jaminan bahwa ekosistem mangrove dapat menghindari tekanan yang disebabkan oleh perubahan dan konversi. Hutan mangrove cenderung memberikan manfaat bagi masyarakat kecil, tetapi apa yang mereka lakukan sebenarnya mengakibatkan menurunya daya dukung dan kualitas ekosistemnya dengan aktivitas seperti; membuat tambak liar, penebangan pohon dan lain sebagainya. Situasi ini tentu saja, menurunkan fungsi dan keuntungan dari hutan mangrove di Pulau Panjang. Perlu adanya analisis untuk menentukan sistem pengelolaan mangrove itu sendiri sehingga dapat dilestarikan dengan skenario konservasi. Dari analisis vegetasi dan pengamatan saat survey dapat dilihat bahwa eksploitasi ekosistem mangrove masih terjadi, apa yang dapat dilakukan? apakah dibiarkan terjadi terus terjadi? Berdasarkan latar belakang tersebut maka merujuk pada data analisis vegetasi mangrove pulau panjang, penelitian ini bertujuan menciptakan sistem pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan. Pulau Panjang memiliki 5 transek, masing-masing transek memiliki tingkat kualitas dan keberagaman yang berbeda. Transek yang berada di utara pulau cenderung masih dalam kondisi baik. Sedangkan tiga transek lainnya tergolong sedang dan buruk. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang