Abstract :
Permukiman nelayan dapat digambarkan sebagai suatu permukiman
yang sebagian besar penduduknya merupakan masyarakat yang memiliki
pekerjaan sebagai nelayan. Hal ini yang membedakan dengan permukiman
yang ada di perkotaan pada umumnya dalam hal berinteraksi dengan
lingkungannya. Dalam lingkungan tersebut terdapat pengaruh fisik maupun
non fisik (sosial budaya).
Kondisi sosial budaya masyarakat menjadi sebuah karakter yang
dapat memberikan gambaran secara lebih jelas bahwa kehidupan
permukiman pada suatu wilayah berbeda-beda dengan kondisi lingkungan
wilayah lain. Hal ini dikarenakan permukiman yang terbentuk akan
mencerminkan kekuatan-kekuatan sosial budaya. Berdasarkan hal tersebut,
permasalahan yang dijadikan objek penelitian adalah sejauh mana dan apa
pengaruh karakter sosial budaya terhadap pola permukiman . Maka
dilakukan analisa secara kualitatif dan kuantitatif. Analisa kualitatif
mendeskripsikan karakteristik sosial budaya, sedangkan analisa kuantitatif
mengidentifikasi pola permukiman, serta seberapa jauh pengaruh
karakteristik Sosial budaya terhadap pola permukiman. Dari gambaran
tersebut, karakter sosial budaya dan pola permukiman akan dilakukan pada
tahapan analisa, sehingga dapat disimpulkan pengaruh karakter istik sosial
budaya terhadap pola permukiman nelayan.
Kata Kunci : Permukiman Nelayan, Sosial Budaya.