Abstract :
kawasan perbatasan bernilai strategis dalam keberhasilan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteran sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.Tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana melihat tingkat ketersediaan sarana infrastruktur berdasarkan standar pelayanaan minimun dan tingkat pelayanan berdasarkan presepsi masyarakat yang disaring dari kuisioner mengenai kebutuhan serta keperluan ketersedian infrastruktur dikawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Hasil dari analisis masyarakat bahwa tingkat ketersedian infrastruktur dikawasan perbatasan dengan masing-masing jaringan dikategorikan sebagai berikut, untuk jaringan jalan dikategorikan tingkat ketersediaan sedang, jaringan air bersih dikategorikan tingkat ketersediaan tinggi,jaringan drainase dikategorikan tingkat ketersediaan rendah,jaringan limbah dikategorikan tingkat tingkat ketersedian tinggidan jaringan persampahan dikategorikan tingkat ketersediaan rendah. Selain itu, dikawasan perbatasan yang terdiri atas Desa Aumanu,Tohe dan Maumutin yang menjadi fokus dalam penelitian ini perlu adanya kebutuhan jalan, jembatan, telekomunikasi, air bersih,penggolahan limbah dan jaringan listrik.
Kata Kunci: Infrastruktur, Kawasan Perbatasan, Sarana