Abstract :
Tema pada penelitian ini berlandaskan kondisi eksisting pertanian pangan di Kabupaten Situbondo yang lambat laun diisukan di beberapa portal berita yang mengatakan bahwa mendekati situasi krisis pangan. Oleh karena itu diperlukan upaya diversifikasi pangan untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Situbondo. Dalam penentuan komoditas tanaman pangan ini ada 2 variabel yang dijadikan landasan untuk menentukan tanaman pangan. Variabel tersebut adalah agroklimat dan juga nilai keuntungan usaha tani.aspek agroklimat dipakai untuk mengukur kesesuaian kondisi iklim dan fisik dasar laha pertanian di Kabupaten Situbondo terhadap ragam komoditas tanaman pangan, Dari Analisa aspek agroklimat dan nilai keuntungan usaha tani didapatkan hasil 3 tanaman pangan yang bisa menjadi di Kabupaten Situbondo. Diantaranya adalah sorgum, porang dan kacang arab. Kendati ketiga tanaman tersebut memiliki keunggulan dari aspek agroklimat dan nilai keuntungan usaha tani, frekuensi petani yang mengetahui ketiga tanaman tersebut sangatlah minim. Disamping itu,petani juga enggan beralih untuk melakukan usaha tani dari ketiga tanaman tersebut, hal ini dikarenakan pengetahuan dan kepastian pasar dari ketiga tanaman tersebut. petani lebih memilih berusaha tani tanaman padi dan jagung yang memiliki kecenderungan cukup pasti walaupun nilai keuntungannya tidak sebesar ketiga tanaman tersebut.