Abstract :
Kotabaru mempunyai hasil laut berupa ikan sangat besar, walaupun begitu masih banyak permasalahan perikanan yang ditemui seperti produktifitas perikanan budidaya yang cenderung menurun. Selain meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, pemanfaatan sumber daya lautan harus memperhatikan aspek pengelolaan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun startegi pengembangan perikanan berkelanjutan berbasis Blue Economy sehingga mendukung rencana pemerintah kotabaru untuk menjadikan Kabupaten Kotabaru sebagai kawasan ekonomi biru.
Dalam peneltian ini menggunakan analisa participatory perspective analysis, 5 ways analysis dan analisis delphi. Berdasarkan hasil analisa delphi dan analisis morfologi, didapatkan bahwa dari 14 faktor dapat dipilih 10 faktor yang dapat dikatakan sebagai faktor paling berpengaruh, hal ini didukung oleh kekuatan global masing-masing faktor, 10 faktor tersebut memiliki nilai yang lebih tinggi dari 4 faktor lainnya. Sedangkan berdasarkan hasil analisa akar permasalahan (5 Ways Analysisi) didapatkan bahwa akar masalah dalam perikanan tangkap dan budidaya ialah minimnya pelatihan terkait budidaya, minimnya pemodalan dalam ketersediaan benih ikan, sarana dan prasarana yang masih terbatas dan sikap mental masyarakat yang masih tradisional. Hasil akhir dari penelitian berupa strategi dan arahan pengembangan perikanan berkelanjutan berbasis blue economy berdasarkan hasil analisa participatory perspective analysis (PPA).